HPK taruh disini
Akhirnya setelah melewati drama bak sebuah telenovela, PSSI mengumumkan Luis Milla batal melanjutkan tugasnya sebagai Pelatih Kepada Timnas Indonesia. PSSI menunjuk Asisten Luis Milla, yaitu Bima Sakti sebagai pelatih untuk Piala AFF 2018 bulan November-Desember nanti. Bima Sakti akan dibantu dua asistennya Kurniawan Julianto dan pelatih kiper Kurnia Sandy, seperti dilansir Tribunnews.com (21/10/18).
Selama sebulan terakhir ini kita disuguhi drama para pengurus PSSI yang tetap menyatakan Luis Milla tetap akan melatih Evan Dimas dan kawan-kawan. "Negosiasi masih berlangsung dan Luis Milla akan segera datang ke Indonesia", itu kalimat yang selalu diucapkan pengurus PSSI, seperti untuk menyakinkan para pendukung Timnas Indonesia.
Tetapi akhirnya drama itu berakhir juga, dan sayangnya tidak happy Ending, dimana Luis Milla batal melanjutkan tugasnya melatih Timnas Indonesia. Dan yang menyakitkan bagi kita para pendukung Timnas Indonesia, batalnya Milla ke Indonesia, seakan-akan karena Luis Milla-nya yang tidak mau lagi melatih Indonesia.
Pada akun Instagramnya Luis Milla menyampaikan kalimat perpisahannya, "Perjalanan Selama lebih satu setengah tahun ini telah berakhir. Meskipun terdapat Manajemen yang buruk, pemutusan kontrak sepihak dan rendahnya profesionalisme kepemimpinan dalam sepuluh bulan terakhir, saya tetap merasa telah pergi dengan menyelesaikan pekerjaan dengan baik", seperti dilansir panditfootball.com (21/10/18).
Pernyataan Luis Milla ini yang menyindir buruknya cara kerja PSSI, tentunya membuat kita malu. Tunggakan gaji Milla dan proses negosiasi perpanjangan kontrak yang penuh drama, ternyata tidak pendukung sepakbola Indonesia saja yang akan malu, tapi bisa jadi satu negara dibuat malu oleh kalimat Perpisahan Luis Milla tersebut.

